Tangkal Dampak Jelek Makanan Lebaran dengan Kayu Manis

Untuk masalah rempah penambah citarasa makanan, kayu manis di Indonesia memanglah masih tetap kalah popular di banding jahe atau kunyit. Walau sebenarnya bumbu yang wanginya semerbak ini menaruh banyak faedah sehat.

Terlebih untuk masa-masa setelah Lebaran ini. Sesudah badan banyak berisi makanan yang memiliki kandungan cholesterol serta gula yang tinggi, kayu manis dapat kembali menetralkan badan dan mengecilkan dampak jelek makanan enak yang kurang sehat barusan.

Satu sendok teh kayu manis memliki anti-oksidan yang kekuatannya sama juga dengan 1/2 gelas bluberi. Belum juga, kandungan antimikroba dalam kayu manis dapat memerangi bakteri seperti E. coli serta jamur Candida.

Diluar itu, rempah-rempah ” manis ” seperti kayu manis, jahe, serta pala, sudah dapat dibuktikan dapat berikan kenikmatan yang umumnya Anda peroleh dari gula. Hingga mereka sangat mungkin Anda untuk kurangi mengkonsumsi gula.

  1. Tingkatkan kesehatan jantung

Dalam satu studi baru dari Penn State, beberapa peneliti temukan kalau diet yang kaya kayu manis menolong menangkis dampak negatif dari makanan berlemak.

Sesudah makanan penuh lemak, kandungan lemak didalam darah yang di kenal jadi trigleserid bertambah. Serta tingkat trigliserid yang selalu tinggi dengan kritis tingkatkan resiko penyakit jantung.

Dalam satu studi kecil, perubahan karena menambahkan rempah sangat penting. Pada dua hari yang berlainan, beberapa relawan disuruh untuk memberikan dua sendok makan rempah, termasuk juga kayu manis, ke pada makanan berlemak. Makanan ini lalu ditest serta dibanding dengan makanan yang sama tetapi tanpa ada rempah.

Contoh darah yang di ambil sesudah makan tunjukkan, dengan menambahkan kandungan anti-oksidan didalam darah sejumlah 13 %, rempah-rempahan dapat kurangi trigleserid s/d 30 %.

  1. Meregulasi gula darah

Dalam satu penelitian yang di pimpin oleh Departemen Pertanian AS, beberapa peneliti temukan ekstrak kayu manis yang kaya anti-oksidan dapat menolong turunkan aspek resiko yang diasumsikan dengan diabetes serta penyakit jantung.

Dalam studi ini, 22 orang relawan obesitas dengan pradiabetes dibagi jadi dua grup dengan acak. Satu group di beri placebo, group yang beda di beri satu dosis kayu manis 2 x satu hari, berbarengan dengan diet teratur mereka.

Gula darah sesudah berpuasa dihimpun dimuka riset serta sesudah enam serta 12 minggu. Akhirnya tunjukkan, ekstrak kayu manis tingkatkan status anti-oksidan, serta menolong turunkan kandungan gula darah.

  1. Membuat perlindungan dari diabetes

Kayu manis sudah dapat dibuktikan dapat perlambat pengosongan perut, yang akhirnya dapat memotong penambahan tajam pada gula darah sesudah makan. Hal semacam ini akan tingkatkan sensitivitas insulin.

Satu studi dari University of Georgia juga temukan, kayu manis dapat menghindar rusaknya jaringan tisu serta inflamasi yang dikarenakan oleh tingginya kandungan gula darah.

saat kandungan gula darah tinggi, gula menyatu dengan protein untuk membuat senyawa yang bernama product advanced glycation end (akhir glikasi kelanjutan), atau AGE. AGE juga akan aktifkan system imun, yang lalu juga akan menyebabkan inflamasi serta rusaknya jaringan tisu yang diasumsikan dengan penuaan serta diabetes.

Dalam studi ini, beberapa peneliti temukan jalinan segera yang kuat pada kandungan anti-oksidan dalam rempah-rempah termasuk juga kayu manis, dengan kekuatan mereka untuk menghindar terjadinya AGE.

Dampak ini dapat juga nanti turunkan resiko rusaknya jantung, karna AGE berperan dalam pengerasan arteri.

  1. Peranan otak yang lebih baik

Riset tunjukkan, cuma dengan mencium kayu manis telah dapat tingkatkan sistem kognitif, tetapi mengkonsumsinya dapat tingkatkan peranan otak dengan penting.

Beberapa peneliti dari Wheeling Jesuit University memohon beberapa relawan untuk merampungkan pekerjaan berbasiskan computer sembari kunyah permen, tawar atau yang mempunyai rasa kayu manis, peppermint, serta melati. Sistem kognitif yang paling terdongkrak yaitu pada mereka yang di beri permen kayu manis, yang percepat tanggapan visual-motorik serta tingkatkan konsentrasi.

Rempah yang wangi ini mungkin saja juga mempunyai kekuatan untuk memulihkan otak. Satu studi dari peneliti di Service Penelitian Pertanian temukan, ekstrak kayu manis menghindar pembengkakan pada sel otak, yang umum diketemukan sesudah trauma kecelakaan otak atau stroke.