Pembuat Kubah Masjid Hagia Sophia

pembuat kubah masjid (26)Pembangunan pertama Hagia Sophia diprakarsai oleh Kaisar Romawi Konstantinus (Kaisar pertama dari Byzantium I. Constantinus) yang menyatakan agama resmi kerajaan Kristen. Anak Constantine yang Agung dalam tahta antara 337 dan 361 tahun II. Diselesaikan oleh pembuat kubah masjid dan peresmian Hagia Sophia Jemaat telah dilakukan oleh Konstantius II pada 15 Februari 360. Socrates pertama ditemukan akan dibangun di atas Kuil Artemis dari catatan Scholasticus yang dihiasi dengan perak berlapis tirai.

Nama jemaat pertama Hagia Sophia berarti “Gereja besar” adalah dalam bahasa Latin di Magna ecclesia dan Yunani ada tidak ada residu dari struktur ini hingga sekarang yang dibangun pembuat kubah masjid di sebuah kuil tua. Ini pertama Hagia Sophia berada dekat dengan Istana Kekaisaran (dekat WC baru di bagian utara hari ini kawasan museum) dekat waktu gereja Aya Irini yang bertindak sebagai Katedral sampai pembangunan gedung ditutup. Bagian) dibangun. Kedua-dua Jemaat telah beroperasi sebagai Jemaat utama Kekaisaran Bizantium.

Hagia Sophia pertama adalah Basilika kolumnar dengan gaya pembuat kubah masjid arsitektur tradisional Latin dengan atap kayu dan atrium di depannya. Bahkan ini pertama Hagia Sophia adalah membangun luar biasa. Pada 20 Juni 404 Patriark dari Konstantinopel St. Ioannis Hrisosomos Gereja pertama dari Kaisar Arcadius istri dari permaisuri Aelia Eudoxia hancur selepas deportasi kerusuhan akibat konflik kehancuran.

Setelah gereja pertama dibakar dan dimusnahkan selama kerusuhan Kaisar II. Theodosius memerintahkan pembangunan sebuah gereja kedua yang mana hari ini Hagia Sophia ditemukan dan pembukaan kedua Hagia Sophia dilaksanakan pada Oktober 10 415 pada waktunya. kedua Hagia Sophia dibangun oleh arsitek pembuat kubah masjid Rukinos juga memiliki rencana Basilika atap kayu dan lima naves. Yang terakhir ini diyakini telah di-host pada Istanbul pertama Konsili Ekumenis padaa 381 bersama dengan Aya Irini. struktur terbakar dan roboh selama pemberontakan Nika di 13-14 Januari 532.

Pada tahun 1935 di halaman barat bangunan (pintu masuk hari ini) penggalian yang dilakukan oleh Institut arkeologi Jerman A.M. Schneider menemukan banyak temuan milik ini kedua Hagia Sophia. Temuan ini yang dapat dilihat di taman di samping pintu masuk utama Ayasofin adalah reruntuhan portic kolom judul dan blok marmer beberapa di antaranya bordir dengan relief. Ini adalah bagian dari dahi segitiga yang menghiasi fasad bangunan. Domba relief di sebuah blok dekorasi bangunan yang diwakili oleh 12 rasul. Pembuat kubah masjid juga mengungkapkan bahwa kedua Hagia Sophia berada pada tingkat yang kurang dari dua meter dari tanah ketiga Hagia Sophia. Meskipun panjang kedua Hagia Sophia tidak diketahui lebar adalah 60 m. (Hari ini di samping pintu masuk utama ketiga Hagia Sophia anak tangga tanah milik kedua Hagia Sophia adalah terlihat berkat penggalian. Kecelakaan tidak dilanjutkan karena runtuhnya di gedung yang hadir.)