Kreativitas Anak Usia Dini Bagaimana Cara Mengetahuinya?

Kreativitas anak usia dini bisa menjadi bekal untuk kecerdasan otaknya kelak. Pendidikan anak usia dini atau PAUD pada hakikatnya merupakan pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh aspek kepribadian anak.

Oleh karena itu, PAUD perlu menyediakan berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan berbagai aspek perkembangan seperti kognitif, bahasa, fisik, dan motorik.  Pengembangan kreativitas sangatlah penting dikembangklan sejak usia dini, karena karena kreativitas sangan berpengaruh sekali dalam pengembanga aspek-aspek perkembangan anak usia dini, apabila kreativitas anak tidak dikembangkan sejak dini maka kemampuan kecerdasan dan kelancaran dalam berfikir anak tidak berkembang.

Karena untuk menciptakan suatu produk dan bakat kreativitas yang tinggi diperlukan kecerdasan yang cukup tinggi pula. Misalnya,  ketika anak diminta untuk membuat sesuatu dari bentuk-bentuk persegi, kalau anak membuat persegi itu menjadi rumah, buku, kotak obat, atau peti makahal ini menunjukan kelancaran anak mengungkapkan ide yang dihasilkan bervariasi.

Fungsi Perkembangan Kreativitas Anak Usia Dini

Fungsi perkembangan kreativitas anak adalah anak untuk mengembangkan kecerdasan dan kemampuan anak dalam mengekspresikan serta menghasilkan sesuatu yang baru. Jika potensi yang dimilikinya dikembangkan dengan baik maka anak akan dapat mewujudkan dan mengaktualisasikan dirinya menjadi manusia yang sejati. Contohnya, seorang anak membuat boneka batu anak dapat melakukan kreasi untuk membuat benda-benda lainnya yang  diinginkan.

Pengembangan kreativitas melalui imajinasi adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru mulai daya pikir untuk membayangkan kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang. Contohnya, seorang anak berpura-pura menjadi dokter dan pasien yang sedang sakit. pengembangan kreativitas melalui eksperimen adalah suatu cara anak melakukan berbagai percobaan yang dapat dilakukan anak sesuai  dengan usianya, guru sebagai fasilitator, alat berbagai percobaan sudah dipersiapkan oleh guru.

Disini anak dapat menemukan sesuatu berdasarkan pengalaman. Berdasarkan penjelasan tadi maka dapat disimpulkan secara jelas bahwa tujuan Pendidikan Anak Usia dini atau PAUD adalah sebagai Kesiapan anak memasuki pendidikan lebih lanjut, mengurangi angka mengulang kelas, mengurangi angka putus sekolah, mempercepat pencapaian wajib, serta ,emyelamatkan anak dari kelahiran didikan wanita karier dan ibu berpendidikan rendah.

Beberapa Contoh Kreativitas Anak Usia Dini Yang Mudah

Anak usia dini adalah anak yang masih dalam usia 0-6 tahun. Anak usia dini dari 0-6 tahun mengalami perkembangan pesat baik secara fisik maupun mental. Oleh sebab itulah anda harus bisa menjadi orang tua yang tanggap saat menghadapi anak usia ini. Sebagai orang tua yang cerdas, kita harus bisa menstimulasi anak agar mereka bisa berkembang dengan baik. Dengan memberikan stimulasi pada anak, diharapkan anak akan lebih bisa mandiri dan mengenali diri sendiri atau mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Kreativitas adalah suatu proses dimana seseorang mampu membuat atau menciptakan sesuatu yang baru. Dalam tema ini kreativitas ditujukan untuk anak usia dini, sehingga kreativitas anak usia dini diartikan sebagai proses dimana seorang anak menghasilkan sesuatu dengan tangannya sendiri atau pikirannya sendiri. Berikut ini beberapa contoh kreativitas anak yang sangat perlu untuk dilakukan dan diperhatikan, diantaranya adalah ;

– Melukis

Melukis adalah kegiatan yang menyenangkan, dan melukis juga membutuhkan sebuah imajinasi yang bagus. Anda bisa mengajak si kecil untuk melukis di hari minggu. Tentu hal tersebut akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan akan mereka ingat hingga dewasa nanti. Ini juga bisa membuat kemampuan motorik anak terus meningkat.

– Mewarnai

Mewarnai adalah metode yang bagus dan bisa anda berikan pada anak. Anda bisa membuat gambar atau figur yang mereka sukai, misalnya saja figur spiderman, superman, dan kartun. Dengan mengajak anak mewarnai, mereka akan mampu berpikir, mengasah kecerdasan otak kanan dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang warna dan fungsinya.

– Menggambar

Anak usia dini memang memiliki perkembangan yang pesat sekali. Perkembangan tersebut juga harus bisa distimulasi dengan baik oleh orang tua. Anda bisa memberikan anak kertas dan pensil warna, ajaklah mereka menggambar sesuatu seperti pohon, bunga, mobil dan lainnya. Dalam proses ini mereka akan berimajinasi bagaimana bentuk yang akan mereka gambar, dan mereka akan menuangkan imajinasi tersebut dalam bentuk gambar.

– Ajak anak bercerita

Bacakan buku cerita untuk anak usia dini, untuk mengasah kemampuannya berpikir, menyelesaikan masalah dan berimajinasi. Anda bisa membacakan buku dongeng seperti kacil, putri tidur dan lain sebagainya.

– Ajak anak berkebun

Berkebun merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan, dan bermanfaat bagi anda dan si anak. Pertama anda dan si kecil akan semakin dekat, dengan begitu anda kan mengenal dia lebih dalam. Selain itu dengan berkebun anda bisa mengasah kreativitasnya, berikan mereka tanggung jawab untuk menata pot. Dengan memberikan pekerjaan tersebut, selain melatih tanggung jawabnya anda juga melatih kreativitasnya secara tidak langsung.

– Ajak anak membuat kue

Memasak tidak hanya bisa dilakukan orang tua, tapi anda juga bisa mengajak anak-anak. Ajaklah anak anda memasak dihari libur, misalnya saja membuat cookis. Ajarkan mereka cara mengaduk adonan, cara mencetak dan cara menghias. Dengan mengajak anak membuat kue, secara tidak langsung anda juga mengasah kreativitasnya.

– Ajak anak ermain ular tangga

Bermain ular tangga ternyata mampu memperkuat kemampuan anak dalam berpikir dan menyelesaikan masalah serta merupakan salah satu kreativitas anak usia dini. Anda bisa menggunakan media ular tangga untuk membuat mereka lebih aktif, dan berpikir dengan baik. Ini juga sangat penting untuk membantu anak agar tahu kejujuran, cara berhitung dan berbagai ilmu matematika.