Hari Pertama Sekolah? Tidak Perlu Khawatir Jika Ibu Sudah Melakukan Persiapan

Deg-degan saat ibu harus mengantarkan anak di hari pertama sekolah. Jangan-jangan si kecil menangis. Jangan-jangan ia tidak mau masuk kelas. Bagaimana jika ia justru minta diantar pulang saja? Banyak sekali hal yang ibu khawatirkan.

Dan itu hal yang wajar lho bu. Tidak jarang orang tua harus menunggu hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu hingga akhirnya anak mau sekolah.

Mungkin anak ingin sekali pergi sekolah saat ia masih di rumah. Tapi, waktu sampai sekolah, tiba-tiba ia tidak riang gembira seperti ketika masih ada di rumah. Ia justru minta pulang saja. Tidak mau masuk sekolah. Rewel dan menangis.

Tentu saja hal tersebut bisa saja terjadi. Ibu tidak bisa prediksi apa yang bisa terjadi nanti. Namun, hal buruk tersebut bisa diantisipasi. Minimal ada hal yang bisa ibu lakukan sehingga anak bisa sangat mungkin mau di sekolah.

Lakukan Persiapan Jauh-Jauh Hari

Ini hal yang klise. Dan ibu pasti sudah pernah dengar saran yang satu ini. Banyak orang yang menyarankan agar ibu melakukan persiapan sebelum anak masuk sekolah. Namun, persiapan apa yang perlu ibu lakukan?

Terlalu banyak jika ibu menerapkan semua tips yang bertebaran di luar sana. Agar anak siap di hari pertama berangkat sekolah, setidaknya 3 hal berikut ini yang perlu ibu lakukan.

  1. Mengajarkan Sosialisasi

Banyak sekali ibu yang sharing di forum Ibu dan Balita. Jauh hari sebelum anak harus siap untuk bersekolah, mereka sudah membiasakan anak bertemu dengan orang banyak. Mereka ajak anak ke taman terbuka agar bertemu dengan teman-teman sebayanya. Atau, selalu ada agenda untuk pergi mengunjungi saudara setiap minggunya. Akan lebih baik juga jika ibu mempertemukan si kecil dengan teman sebayanya. Biarkan ia terbiasa bersama dengan temannya tersebut.

Bukankah itu cara yang mudah? Benar. Mudah namun sulit untuk dilakukan. Banyak orang tua yang merasa tidak memiliki waktu saking banyaknya pekerjaan atau kesibukan sehari-hari.

Ingat ya bu. Sesibuk apapun, ibu harus meluangkan untuk bersama sang buah hati. Ajak jalan-jalan dan bersosialisasi dengan orang lain. Pekerjaan bisa ibu lakukan sepanjang usia. Namun, memperhatikan tumbuh kembang sang buah hati itu hanya sekali dan waktunya yang sebentar. Tidak terasa, ibu sudah melihat anak tumbuh besar. Jangan sampai ibu menyesal di kemudian hari.

  1. Mengenalkan Sekolah

Bagaimana caranya? Ajak anak ke sekolah yang berbeda. Akan lebih baik jika ibu mengajak anak berkunjung ke sekolah di pagi hari. Pasalnya, saat itulah ia akan bertemu dengan anak-anak sekolah lainnya.

Beri waktu buat anak ibu untuk melihat bagaimana anak terlihat begitu senang di sekolah. Ibu bisa meminta ijin kepada guru di sekolah tersebut agar anak ibu diperbolehkan untuk bermain di halaman sekolah. Biarkan anak merasakan bagaimana bahagianya berada di sekolah. Ini akan membuat anak siap untuk hari pertama di sekolah.

  1. Peralatan Sekolah Lengkap

Saat ibu sudah yakin anak siap sekolah, ajak si kecil untuk berbelanja keperluan sekolah. Namun, sebelumnya, beri tahu apa saja peralatan yang harus dibawa saat sekolah seperti membawa tas, sepatu yang bagus, alat menulis dan menggambar, baju seragam, dan lain sebagainya.

Agar ia semakin tertarik, ajak anak ibu untuk membeli perlengkapan sekolah. Biarkan ia memilih sendiri sesuka hatinya mulai dari warna tas, sepatu, alat-alat menulis, dan lain sebagainya.

Setidaknya tiga hal tersebut lah yang membuat anak tertarik sehingga ia tidak lagi takut untuk berada di sekolah dan bertemu dengan komunitas yang baru.

Kok Anak Tetap Saja Takut

Meskipun ibu sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari, bukan berarti anak pasti siap untuk sekolah. Rasa takut itu pasti ada. Namanya juga anak kecil yang akan memasuki dunia baru, yaitu dunia sekolah.

Hanya saja, level kekhawatiran dan ketakutannya itu berbeda jika ibu sudah melakukan persiapan. Berbeda dengan anak yang sama sekali tidak disiapkan untuk bersekolah. Ia tidak hanya takut tapi bisa saja menangis. Butuh waktu berhari-hari hingga akhirnya anak mau bersekolah.

Untuk itu, ada satu hal lagi yang perlu ibu lakukan, yaitu meningkatkan kepercayaan dirinya. Bagaimana caranya?

Ibu bisa coba untuk mengantarkan anak ke sekolah. Bilang kepada sang buah hati bahwa ibu berada di luar kelas. Ibu akan menunggu hingga akhir kelas. Ini langkah awal yang bisa ibu lakukan.

Akan tetapi, lambat laun ibu harus menaikkan level. Ibu coba untuk menjauh dari kelas. Jangan sampai anak melihat ibu berada di luar kelas. Dan jika anak kelihatan sudah percaya diri dan sudah mendapatkan teman bermain di kelas, ibu bisa tinggalkan anak sendiri di rumah.

Saat anak sudah berani berjalan sendiri menuju ke kelas dan ibu melambaikan tangan, ibu sudah berhasil. Anak tidak akan lagi takut di sekolah. Bahkan, ia justru bersemangat di pagi hari karena ia akan pergi ke sekolah.

Jadi, apakah ibu masih takut anak menangis saat ia masuk sekolah pertama kali? Jawabannya seharusnya tidak. Tentu segala usaha dan upaya harus dilakukan. Hasilnya nanti biar Tuhan menentukan. Namun, setidaknya jika ibu sudah melakukan persiapan seperti yang dijelaskan di atas, anak semakin siap untuk masuk sekolah. Ia tidak perlu waktu lama beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Atau bahkan ia tidak takut di hari pertama sekolah anak.