info kesehatan balita tentang menangis

Beberapa Info Kesehatan Balita Terbaru Yang Harus Bunda Tahu

Selalu update berbagai macam jenis info kesehatan balita merupakan hal yang harus selalu Bunda lakukan. Kenapa demikian, sebab tidak menutup kemungkinan ada hal-hal penting yang ternyata belum Bunda ketahui sebelumnya. Untuk itulah kenapa ini menjadi sangat penting. Apalagi info ini terkait dengan kesehatan dari balita itu sendiri. Info kesehatan untuk balita kali ini diawali dengan ulasan tentang apakah ada manfaat menangis untuk bayi?

Sebuah pertanyaan yang sedikit ‘nyeleneh’ namun sebenarnya menarik untuk diulas. Apalagi orang tua mana yang tega membiarkan buah hatinya menangis.

Kemudian info kesehatan bagi balita dilanjutkan dengan ulasan tentang beberapa jenis bakteri yang baik untuk kesehatan dari balita. Memangnya ada? Untuk lebih jelasnya tunggu saja ulasannya nanti.

4 Manfaat Menangis Untuk Bayi

Kadang Anda sampai dibuat bingung sendiri alasan kenapa si kecil menjadi menangis. Pada dasarnya banyak alasan dan penyebab kenapa si kecil sampai menangis. Namun yang perlu Bunda pahami adalah menangis ini merupakan salah satu cara si kecil untuk berkomunikasi. Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata menangis ini bisa memberikan manfaat untuk si kecil.

Banyak sekali pakar kesehatan yang menyebutkan bahwa menangis merupakan hal alamiah dan ternyata baik untuk bayi. Untuk lebih jelasnya, mari ikuti ulasannya di sini.

1. Mendapatkan Udara untuk Bernapas
Pada umumnya, bayi yang baru lahir akan menangis. Ternyata tangisan pertama dari si kecil ini untuk membantu paru-paru mendapatkan udara dan bernapas. Jadi pada fase ini, menangis merupakan caranya si kecil untuk bisa bernapas.

2. Membantu Si Kecil Berkomunikasi
Dikarenakan bayi ini masih belum bisa berbicara, mangis merupakan caranya untuk berkomunikasi. Ketika si kecil ingin sesuatu, ingin diperhatikan, atau membutuhkan bantuan, maka umumnya bayi akan menangis.
Untuk itulah sebagai orang tua Anda tentunya harus lebih peka lagi jika si kecil dalam keadaan semacam ini. Hal ini bertujuan supaya komunikasi bisa terus berjalan dan bayi akan merasa nyaman.

3. Menangis sebagai Olahraga
Perlu Bunda ketahui bahwa sebenarnya menangis ini merupakan salah satu bentuk dari olahraga untuk si kecil. Saat si kecil menangis, secara otomatis banyak otot tubuhnya yang akan tertarik atau berkontraksi.
Namun meskipun seperti ini, hendaknya Bunda jangan terlalu lama membiarkan si kecil menangis. Sebab jika tangisannya tidak berhenti-berhenti, Bunda patut waspada dengan bahaya lain yang mengintainya. Bisa jadi si kecil sedang terserang penyakit atau ada gangguan lainnya.

4. Melepaskan Stress
Menangis ini juga bisa membantu untuk melepaskan emosi atau tekanan yang dirasakan oleh bayi. Bahkan jika si kecil sama sekali tidak pernah menangis, maka Bunda patut waspada. Bayi yang jarang menangis bisa jadi sebuah pertanda jika si kecil sedang mengalami tekanan atau sedang memendam emosi negatifnya sendiri.

4 Jenis Bakteri Yang Baik Untuk Kesehatan Balita

Info kesehatan untuk bayi ini bisa dikatakan merupakan salah satu dari info kesehatan anak yang sangat penting untuk orang tua ketahui. Apalagi umumnya pemahaman orang tua terkait dengan info kesehatan untuk anak yang ini sangat lemah. Bahkan banyak para orang tua yang tidak mengetahuinya.

Bakteri baik atau yang sering disebut dengan Probiotik merupakan mikroorganisme yang bisa memberikan efek positif terutama bagi tubuh serta tumbuh kembang balita. Perlu Bunda ketahui bahwa Probiotik ini memiliki berbagai manfaat. Seperti halnya bisa menyehatkan perncernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mecegah pertumbuhan dari bakteri jahat.

Dan ternyata bakteri baik yang hidup di dalam saluran penecernaan ini juga membutuhkan ‘makanan’ atau disebut dengan Prebiotik. Bakteri baik atau Probiotik ini terbagi menjadi berbagai jenis dan juga memiliki manfaat yang berbeda-beda. Berikut ini adalah empat contoh dari bakteri baik atau Probiotik yang baik untuk kesehatan balita.

1. Lactabacillus

Lactabacillus adalah jenis bakteri baik yang sering digunakan ketika proses pembuatan makanan. Bakteri baik yang satu ini bisa ditemukan pada berbagai jenis makanan dan minuman hasil dari fermentasi, contohnya seperti keju dan yogurt.
Namun sebenanrnya bakteri baik yang satu ini juga terdapat di dalam tubuh manusia. Tepatnya berada di dalam saluran pencernaan, saluran genital, dan saluran kemih setidaknya ada 50 jenis dari bakteri Lactobacillus ini.

2. Bifidobacterium

Bakteri baik jenis ini banyak sekali ditemukan di dalam usus besar. Bifidobacterium ini terbagi lagi menjadi 30 jenis yang berbeda. Seperti halnya Lactobacillus, Bifidobacterium ini juga sering ditemukan di dalam berbagai jenis makanan ataupun minuman yang difermentasikan, contohnya saja seperti sereal.

3. Cyanocobalamin

Jenis bakteri yang satu ini memiliki kemampuan untuk membantu produksi vitamin B12 selama proses pencernaan, sehingga bisa membantu menjaga kesehatan sitem pencernaan balita dengan cara memecah senyawa kompleks makanan supaya lebih mudah diserap oleh darah.
Cyanocobalamin ini bisa Anda temukan pada jenis makanan yang menganding vitamin B12 tinggi, Contohnya seperti telur, ikan, dan susu balita.

4. Streptococcus Thermophillus

Streptococcus Thermophillus ini bisa membantu untuk menurunkan asam lambung serta gangguan perncernaan lainnya. Bakteri baik yang satu ini bisa Anda dapatkan juga pada jenis makanan dan minuman seperti keju, yogurt, serta beberapa produk susu pertumbuhan balita.
Selain beberapa info kesehatan yang sudah diulas di atas, sebenarnya masih banyak sekali info kesehatan lainnya. Untuk itulah sebagai orang tua, Anda harus selalu up date info kesehatan balita terbaru saat ini.