Balita Makan Es Krim

5 Fakta Es Krim Menyembuhkan Batuk Pilek Pada Bayi

Siapa sih yang tidak menyukai lezatnya es krim? Es krim merupakan camilan favorit di seluruh belahan dunia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Es krim sangat cocok dinikmati saat santai di siang hari yang panas. Suhu es krim yang dingin membuat segar dan membangkitkan semangat saat lelah beraktivitas. Sayangnya, selama ini es krim dianggap sebagai penyebab gangguan iritasi saluran pernafasan dan batuk pilek. Namun kini ada penelitian baru yang mengungkap fakta sebaliknya. Benarkah es krim justru bisa menyembuhkan batuk pilek?

Mitos yang selama ini dipegang teguh sebagian besar masyarakat adalah suhu es krim yang dingin dianggap sebagai pemicu datangnya gangguan sakit tenggorokan. Sedangkan kandungan susu di dalam es krim disinyalir sebagai penyebab dahak atau lendir yang muncul dan memperburuk kondisi saluran pernafasan. Perlu diingat, batuk pilek pada bayi hingga orang dewasa disebabkan karena serangan virus dan bakteri serta daya tahan tubuh yang sedang menurun.

Penelitian para ahli di bidang kedokteran mengungkapkan fakta yang menangkis mitos-mitos yang beredar, terutama hubungan antara es krim dan gejala batuk pilek pada bayi dan anak-anak seperti berikut ini :

  1. Ketika bayi dan anak-anak menderita batuk pilek, justru sangat direkomendasikan untuk mengonsumsi olahan susu seperti es krim dan puding. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan susu pada es krim dapat meredakan nyeri di tenggorokan akibat batuk yang berkepanjangan. Kalori yang terkandung juga dibutuhkan saat penderita mengalami penurunan nafsu makan. Namun bila kondisi anak semakin parah setelah mengonsumsi es krim, bisa jadi penyebabnya karena anak memiliki alergi susu sapi. Periksakan ke dokter untuk mengetahui hal ini dengan pasti. Solusi untuk anak alergi susu sapi adalah menggantinya dengan es yang terbuat dari buah-buahan (fruit smoothies) atau dengan susu soya.
  2. Akibat batuk dan pilek, biasanya akan mengalami dehidrasi. Tangkis serangan virus penyebab dehidrasi dengan memberikan es krim berbahan dasar buah-buahan yang pasti disukai bayi dan anak-anak. Bila perlu, Ibu dapat membuatnya sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami dan rendah gula.
  3. Es krim yang menggunakan bahan coklat, mengandung zat tobromin yang secara signifikan dapat menekan refleks batuk, zat ini bertindak seperti oabat batuk antitusif.
  4. Suhu dingin pada es krim akan bekerja maksimal bersama zat tobromin meredakan batuk tanpa menyebabkan cidera sel saluran pernafasan.
  5. Rasa es krim terutama es krim coklat yang enak akan membuat bayi dan anak-anak mau mengonsumsi obat. Nyeri pada tenggorokan pun berkurang sehingga nafsu makan akan meningkat kembali.

Influensa, batuk dan pilek disebabkan karena virus dan bakteri yang menyerang saluran pernafasan pada tubuh. Bila disebabkan karena infeksi virus, maka rasa nyeri akan hilang/sembuh dengan sendirinya. Dan es krim mampu bekerja untuk meredakan nyeri yang timbul tadi. Sedangkan bila disebabkan oleh infeksi bakteri, maka dibutuhkan obat antibiotik atau obat-obatan alami yang menangkis serangan bakteri influensa tersebut.

Es krim mengandung 13-17% lemak susu bahkan menyediakan nutrisi makro seimbang. Terdapat 52% karbohidrat, 42% lemak dan 6% protein dalam satu batang es krim, hampir mendekati pola gizi seimbang yang disarankan. Ibu dapat memperbaiki dan meningkatkan sistem imun saat terjadi serangan batu pilek pada bayi dengan terus menyediakan makanan bergizi guna menyokong sel dan jaringan tubuh si Kecil. Salah satunya yang disarankan adalah dengan mengonsumsi es krim.

Nah, sekarang tidak ragu lagi memberikan es krim pada si Kecil kan, Bu?